Dari Gelaran Lomba Bahasa dan Seni Siswa Sekolah Dasar Upaya Disdikbud Jombang Gali Potensi Peserta Didik

  • Bagikan

Jombang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang menggelar Lomba Bahasa dan Seni Siswa Sekolah Dasar. Rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan potensi, bakat, minat, kemampuan, serta kepribadian peserta didik melalui perlombaan di 5 cabang seni itu. Dimulai pada bulan Januari hingga Februari 2025 kemarin.

“Lomba bahasa dan seni dilakukan untuk meningkatkan potensi, bakat, minat, kemampuan, serta kepribadian peserta didik. Total ada 5 cabang seni yang kami lombakan dalam kegiatan tersebut,” papar Plh. Kepala Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Jombang, Wor Windari, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan sekolah dasar (SD), Rhendra Kusuma, Senin,(3/3/2025).

5 cabang seni tadi diantaranya Lomba Literasi Fase B untuk Putra dan Putri. Kemudian Lomba Menyanyi Pop bagi siswa Putra dan Putri, Lomba Membaca Puisi Putra dan Putri, Lomba Pidato Putra dan Putri, serta Lomba Tari Remo masing-masing beranggotakan 5 siswa. “5 cabang seni tadi diantaranya Lomba Literasi, Lomba Menyanyi Pop, Lomba Membaca Puisi, Lomba Pidato, serta Lomba Tari Remo,” lanjut Kabid Pembinaan SD.

Selain bertujuan untuk membentuk nilai-nilai karakter dalam rangka perluasan potensi, bakat, minat, kemampuan, kepribadian, kerja sama, dan kemandirian peserta didik secara optimal. Disdikbud menyebut jika tujuan kegiatan tak lain memperkenalkan dan melestarikan warisan bahasa dan seni Indonesia.

“Sekaligus kami memberikan wadah untuk berkreasi dengan menampilkan karya kreatif dan inovatif peserta didik sekolah dasar dalam pengembangan diri secara optimal,” ujarnya.

Termasuk, lanjut Kabid Pembinaan SD, menumbuhkembangkan daya kreativitas dan memotivasi peserta didik untu mengekspresikan diri melalui kegiatan sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuannya masing-masing. “Mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan dalam penggunaan Bahasa Indonesia yang benar. Hingga mengekspresikan seni sesuai dengan norma budi pekerti dan karakter peserta didik,” tuturnya.

 

Terkait tema perlombaan, Disdikbud membeber jika bertemakan ‘Lestarikan Bahasa dan Seni, Kembangkan Potensi Diri Untuk Membangun Karakter Anak Indonesia Hebat’. “Rangkaian kegiatan dilakukan pada bulan Januari hingga Februari. Mulai dari pendaftaran, hingga pelaksanaan semua tahapan perlombaan,” ujarnya.

Guna memastikan semua tahapan berjalan maksimal, Disdikbud Jombang menggelar pertemuan teknis. Dalam pertemuan tadi dilakukan pembahasan terkait fase penjurian, kejuaraan, serta penghargaan. “Juri Lomba Bahasa dan Seni Siswa Sekolah Dasar ditunjuk dan ditetapkan oleh Dinas Pendidikan. Di setiap perlombaan, kami mengambil 3 juara serta 3 juara harapan,” ungkapnya.

 

Selain piagam penghargaan, bagi para juara Disdikbud juga menyediakan uang pembinaan. Dengan rincian lomba perorangan uang senilai 500 ribu rupiah untuk juara 3, 750 ribu rupiah juara 2, serta 1 juta rupiah bagi juara 1. Sedangkan bagi lomba beregu juara 3 mendapatkan uang pembinaan 1 juta rupiah, juara 2 sebesar 1,5 juta rupiah, serta juara pertama 2 juta rupiah.

“Hadiah di lomba perorangan disediakan uang pembinaan 1 juta rupiah bagi juara pertama, juara kedua 750 ribu rupiah, juara ketiga 500 ribu rupiah. Sedangkan lomba beregu juara pertama 2 juta rupiah, juara kedua sebesar 1,5 juta rupiah, serta juara ketiga 1 juta rupiah,” pungkas Rhendra. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *